Friday, January 11, 2019

Obat Mata Berlemak Pterigium Ampuh Tanpa Operasi

Obat Mata Berlemak Pterigium Ampuh Tanpa Operasi Dengan Menggunakan Bahan Alami Yang Berkhasiat Dan Juga Aman

Selamat datang di blog obat mata berlemak tanpa operasi, yang mana blog ini merupakan salah satu situs dari SATELIT HERBAL (Pusat Obat Herbal Terpercaya) dengan pelayanan "KIRIM BARANG TERLEBIH DAHULU & TRANSFER SETELAH BARANG DITERIMA".

Sebelum membahas tentang obat mata berlemak tanpa operasi, kami akan memberikan sedikit pembahasan terlebih dahulu mengenai mata berlemak.

Sekilas Tentang Mata Berlemak

Dalam dunia kedoketeran, mata berlemak merupakan suatu penyakit mata yang lebih di kenal dengan nama pterigium ( selaput pada mata ). Pterigium sendiri merupakan suatu kondisi dimana lemak ( selaput ) tumbuh di sekitar bola mata yang pada beberapa kasus terparah lemak tersebut dapat meluas menutupi kornea yang kemudian dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan.

Salah satu penjelasan yang paling memungkinkan adanya pertumbuhan lemak di mata ini ialah bahwa terlalu banyaknya paparan cahaya ultraviolet (UV). Radiasi ultraviolet (terutama UV-B) memiliki efek merusak, menyebabkan suatu mutasi gen (p53 tumor suppressor gene) yang mengakibatkan pertumbuhan abnormal jaringan pada mata seperti halnya pertumbuhan lemak atau selaput yang menutupi sebagian mata.

Penyebab Mata Berlemak
  • Faktor Makanan Dan Minuman
  • Sering Terkena Paparan Asap Rokok
  • Sering Terkena Paparan Sinat Matahari Yang Lama
  • Radiasi Ultarviolet , Radiasi Sinyal
  • Saluran Didalam Mata Terganggu
  • Sering Terkena Debu Matanya
  • Komplikasi Penyakit Lain

Gejala Mata Berlemak
  • Mata Sering Gatal
  • Mata Merah
  • Mata Terasa Perih Saat Melihat Cahaya Terang
  • Penglihatan Menjadi Tidak Jelas
  • Sulit Melihat Objek Yang Jauh
  • Mata Terasa Kering
  • Adanya iritasi pada mata
  • Adaya pertumbuhan berwarna putih di sekitar kornea mata yang menonol
  • Sering juga merasakan sensasi terbakar pada mata 

Jika anda merasakan gejala seperti diatas sebaiknya anda segera periksakan ke dokter, dan segera melakukan pengobatan, untuk pengobatan mata berlemak tanpa operasi, kami menyarankan anda untuk mengobatinya dengan menggunakan obat herbal yang efektif dan aman.

Obat Mata Berlemak Tanpa Operasi

Walatra Sehat Mata Softgel (SM-W) merupakan obat mata berlemak tanpa operasi yang kami rekomendasikan kepada anda.

Walatra Sehat Mata Softgel merupakan solusi obat mata berlemak tanpa operasi yang paling efektif yang terbuat dari 100% bahan alami, serta yang meyakinkan dari walatra sehat mata yaitu Sudah terdaftar di BPOM RI dengan no registrasi POM TR 183312011, serta Halal Dari MUI. sehingga dengan itu terjamin sehat mata aman dan layak konsumsi.

Walatra Sehat Mata Softgel ini terbuat dari perpaduan bahan-bahan alami yang sangat lengkap dan terbaik yaitu extrak greentea 10%, extrak biji anggur 20%, extrak jeruk bargemot 5%, extrak bunga canola 5%, extrak bunga matahari 2,5%, extrak ginko biloba 2,5%, extrak blueberry 40%, extrak wortel 10%, extrak acai berry 5%, extrak goji berry 5%, extrak alpukat 5% dan extrak sledri 5%. Yang masing-masing mempunyai kandungan dan khasiat tersendiri untuk kesehatan mata dan pengobatan berbagai jenis penyakit dari yang kronis sampai non kronis termasuk untuk obat rabun jauh tradisional, mata silinder, mata berlemak dll.

Produk herbal kesehatan mata ini secara alami dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan penglihatan serta mencegah penurunan daya penglihatan pada anak muda, dewasa, orang tua, anak sekolah, pekerja IT, pekerja yang banyak menggunakan komputer, supir, orang yang bekerja di tempat yang pencahayaannya kuat dan lainnya.

Walatra sehat mata softgel merupakan pilihan produk suplemen kesehatan mata yang sangat tepat untuk anda pilih. Selain karena komposisinya yang diciptakan dari ekstrak herbal, namun juga produk yang dapat membuat penglihatan mata Anda lebih jelas. Walatra sehat mata ini juga dipadukan dengan komposisi berkhasiat lain yaitu dengan kombinasi vitamin serta nutrisi yang tentunya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang sangat diperlukan oleh mata.

Kesaksian Konsumen Setelah Konsumsi Walatra Sehat Mata
 

Perlu anda ketahui bahwa Walatra Sehat Mata ini tidak dijual di apotik, sehingga untuk anda yang ingin mendapatkan Walatra Sehat Mata, anda bisa membeli secara online di Toko Satelit Herbal.

Untuk pemesanan 1-2 botol Toko Satelit Herbal memberikan pelayanan "KIRIM BARANG TERLEBIH DAHULU & TRANSFER SETELAH BARANG DITERIMA" Serta Gratis Ongkos Kirim untuk pemesanan 2 botol keatas.

Format Pemesanan Walatra Sehat Mata di Toko Satelit Herbal

KETIK:

 SM-W : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Pengiriman: No. Hp / Telpon Anda

Contoh untuk pemesanan 7 Botol :  

SM-W : 7 Botol : Rahma : Jl. Raya Ciwastra No.185, Margasari, Buahbatu, Bandung : Hp.085220295xxx

Kirim ke :
SMS / WA : 0812.2442.9800
PIN BB : D90861E5

( Ingat !! Cantumkan SM-W Dalam Setiap Pesanan Anda )
*PERHATIAN untuk menghindari terjadinya kekeliruan, maka konsumen DIWAJIBKAN untuk selalu menggunakan kode pemesanan “SM-W“ di setiap pemesanannya.


Setelah kami menerima format pemesanan dari anda, kami akan segera menginformasikan total harga dan juga no rekening kami. Apabila sudah deal, maka kami akan langsung mengirimkan pesanan anda kealamat yang anda berikan.


Thursday, January 10, 2019

Virus Merupakan Mikroba Penyebab Penyakit, Ini Klasifikasi Dan Penyebab Infeksinya


Selamat datang di blog obat mata berlemak, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai  Virus Merupakan Mikroba Penyebab Penyakit, Ini Klasifikasi Dan Penyebab Infeksinya

Hampir semua orang pernah terjangkit virus. Sederhananya, virus adalah penyebab penularan penyakit, seperti cacar dan influenza.

Virus adalah mikroba yang tidak bisa hidup tanpa menempel pada inangnya. Virus baru bisa berkembang biak bila menempel dengan makhluk hidup lain.

Ukuran virus juga jauh lebih kecil daripada bakteri. Biasanya, virus akan menempel di suatu sel dan mengambil alih sel tersebut untuk mengembangbiakkan virus-virus lain sampai akhirnya sel tersebut mati. Dalam kasus lain, virus mengubah sel normal menjadi sel yang berbahaya untuk kesehatan.

Berbanding terbalik dengan bakteri, sebagian besar virus menyebabkan penyakit. Virus adalah microba “pemilih”, alias menyerang sel tertentu secara spesifik.

Misalnya, virus-virus tertentu menyerang sel pada pankreas, sistem pernapasan, dan darah. Pada kasus tertentu, virus juga menyerang bakteri.

Kata virus di ambil dari latin Virulae yang artinya menular atau Virion yang berarti racun. Kedua kata ini sama-sama merujuk pada sifat dasar virus yang mudah menular dari satu sel ke sel yang lain serta bersifat racun karena dapat menghancurkan sel yang di tularinya.

Sebagai organisme aseluler, struktur virus lebih sederhana dari mikroorganisme bersel satu lainnya. Karena Virus tidak memiliki inti sel, sitoplasma, ataupun membran sel. Virus berupa partikel (molekul) disebut virion.

Bagian-bagian Virus

Tubuh virus yang berupa kristal atau partikel ini lebih menunjukkan ciri mineral daripada ciri kehidupan. Oleh karena itu ada anggapan bahwa virus bukan makhluk hidup. Secara struktural virus terdiri dari 3 bagian, yaitu:

1. Kapsid merupakan lapisan pembungkus tubuh virus yang berupa protein.
2. Kepala virus berisi materi genetik (asam nukleat), yaitu DNA atau RNA.
3. Ekor merupakan bagian tubuh virus yang penting untuk melekatkan diri pada sel serta untuk memasukkan materi genetik virus ke dalam sel inang tersebut.

Klasifikasi Virus

Klasifikasi Virus adalah menurut metode Bergey, virus termasuk ke dalam divisio Protophyta, kelas Mikrotatobiotes dan ordo Virales (Virus). Pada tahun 1976 ICTV (International Commite on Taxonomy of Virus) mempublikasikan bahwa virus diklasifikasikan struktur dan komposisi tubuh, yakni berdasarkan kandungan asam.

Pada dasarnya virus dibedakan atas dua golongan yaitu virus DNA dan virus RNA. Berikut klasifikasi virus yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber Kamis (17/1/2019).

Virus DNA mempunyai beberapa famili:

1. Famili Parvoviridae seperti genus Parvovirus
2. Famili Papovaviridae seperti genus Aviadenovirus
3. Famili Adenoviridae seperti genus Mastadenovirus
4. Famili Herpesviridae seperti genus Herpesvirus
5. Famili Iridoviridae seperti genus Iridovirus
6. Famili Poxviridae seperti genus Orthopoxvirus

Virus RNA mempunyai beberapa famili:

1. Famili Picornaviridae seperti genus Enterivirus
2. Famili Reoviridae seperti genus Reovirus
3. Famili Togaviridae seperti genus Alphavirus
4. Famili Paramyvoviridae seperti genus Pneumovirus
5. Famili Orthomyxoviridae seperti genus Influensavirus
6. Famili Retroviridae seperti genus Leukovirus
7. Famili Rhabdoviridae seperti genus Lyssavirus
8. Famili Arenaviridae seperti genus Arenavirus

Penyebab Infeksi Virus

Terdapat banyak virus yang menjadi penyebab infeksi. Berikut sejumlah infeksi virus, berdasarkan organ yang terkena dan metode penyebarannya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber Kamis (17/1/2019).

1. Infeksi virus pada saluran pernapasan
Tipe virus adalah yang menginfeksi saluran pernapasan sangat beragam, antara lain influenza (flu), respiratory syncytial virus (RSV), rhinovirus, coronavirus (SARS), parainfluenza (croup), dan adenovirus.

Pada umumnya, penularan infeksi virus ini terjadi ketika percikan ludah dari batuk atau bersin seseorang yang sedang terinfeksi, terhirup oleh orang lain. Penularan juga dapat terjadi bila menyentuh hidung atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, setelah menyentuh benda yang terkontaminasi.

2. Infeksi virus pada saluran pencernaan
Jenis virus ini menyebar melalui pemakaian bersama barang pribadi dengan orang yang terinfeksi. Penularan virus juga dapat terjadi melalui sumber makanan atau air yang terkontaminasi feses penderita.

Menyentuh mulut, atau makan tanpa mencuci tangan dengan benar-benar bersih setelah buang air besar, juga dapat menyebabkan penularan.

Beberapa contoh infeksi virus pada sistem pencernaan yang dapat menyebabkan gastroenteritis adalah infeksi rotavirus, infeksi norovirus, infeksi astrovirus, dan beberapa infeksi adenovirus.

3. Infeksi virus pada kulit
Sebagian virus adalah dapat menular lewat sentuhan pada cairan di kulit yang luka. Namun demikian, ada juga jenis infeksi virus pada kulit yang ditularkan melalui nyamuk.

Tipe virus penyebab infeksi pada kulit sangat banyak, di antaranya virus Varicella-zoster, molluscum contagiosum, dan human papillomavirus (HPV).

Sejumlah penyakit pada kulit akibat infeksi virus meliputi cacar air, campak, roseola, herpes zoster, rubella, molluscum contagiosum, kutil (termasuk di dalamnya kutil kelamin), dan chikungunya.

4. Infeksi virus pada hati
Infeksi virus hati adalah penyebab paling sering dari hepatitis. Tergantung jenis virusnya, virus ini dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi feses seseorang yang terinfeksi, atau melalui pemakaian jarum suntik tidak steril serta kontak langsung dengan darah, urine, sperma atau cairan vagina orang yang terinfeksi.

Beberapa contoh penyakit hati akibat infeksi virus adalah hepatitis A, B, C, D, dan E.

5. Infeksi virus pada sistem saraf
Sistem saraf pusat yang terdiri dari otak dan saraf tulang belakang juga dapat terinfeksi virus. Beberapa tipe virus yang menginfeksi sistem saraf pusat, antara lain adalah herpes simplex tipe 2 (HSV-2), varicella-zoster, enterovirus, arbovirus, dan poliovirus.

Virus yang menginfeksi sistem saraf dapat menular melalui berbagai cara, dan memicu sejumlah penyakit. Sebagai contoh, enterovirus menyebar melalui percikan ludah ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk. Sedangkan arbovirus menular melalui gigitan serangga seperti nyamuk atau kutu.

Beberapa penyakit akibat infeksi virus pada sistem saraf adalah polio, ensefalitis, dan meningitis. Infeksi virus pada sistem saraf juga dapat menyebabkan penyakit rabies. Penyakit ini menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi virus rabies, baik hewan liar maupun hewan peliharaan.

Beberapa jenis hewan yang dapat menularkan infeksi rabies adalah kucing, anjing, kelelawar, sapi, dan kambing.

Selain sejumlah infeksi virus yang telah dijelaskan di atas, ada juga infeksi virus yang disebut viral hemorrhagic fever (VHF). Jenis infeksi virus ini mengakibatkan gangguan pembekuan darah dan merusak dinding pembuluh darah, sehingga dapat memicu perdarahan.

Beberapa contoh penyakit yang tergolong VHF, antara lain:
  • Ebola
  • Demam berdarah
  • Demam kuning
  • Demam Lassa
  • Demam Marburg.

Contoh infeksi virus lain adalah human immunodeficiecy virus (HIV). HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dan dapat berkembang menjadi AIDS bila tidak segera ditangani. AIDS (acquired immune deficiency syndrome) merupakan stadium akhir dari HIV, di mana sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah.

HIV/AIDS termasuk infeksi virus yang dapat menular melalui hubungan seks, berbagi jarum suntik, dan transfusi darah. Virus ini juga dapat menyebar dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya, serta melalui proses melahirkan dan menyusui.

Nah itulah informasi yang bisa disampaikan mengenai virus merupakan mikroba penyebab penyakit, semoga informasi yang disampaikan bisa bermanfaat untuk anda.